Gejala, Ciri Dan Penyebab Usus Buntu Kronis ( Parah )

Selamat datang di situs kesehatan www.AhlinyaObatHerbal.com, Satu-satunya pusat Berbagai Vitamin, Suplemen dan Obat Herbal Terstandar yang TELAH RESMI DIAKUI sebagai Toko Online Terpercaya. 100 % Aman dan tersebar di 20 negara.

Melayani pemesanan berbagai produk herbal ke seluruh Indonesia dengan memberikan penawaran menarik untuk Anda ” BISA KIRIM BARANG DULU, SETELAH BARANG SAMPAI BARU BAYAR & DIJAMIN UANG KEMBALI JIKA PESANAN TIDAK SAMPAI KE ALAMAT ANDA

Gejala, Ciri Dan Penyebab Usus Buntu Kronis ( Parah )

Gejala, Ciri Dan Penyebab Usus Buntu Kronis ( Parah )

Gejala, Ciri Dan Penyebab Usus Buntu Kronis ( Parah ) – Setelah pada artikel sebelumnya pernah kami bahas mengenai gejala umum dan gejala awal dari penyakit usus buntu, nah pada artikel kali ini kami akan membahas ciri, gejala dan tanda usus buntu yang sudah dikategorikan parah atau kronis.

Jika umumnya gejala usus buntu menyebabkan beberapa kondisi seperti sakit perut, perut kembung, mual dan muntah, konstipasi atau diare dan kehilangan nafsu makan. Pada penyakit radang usus buntu yang sudah parah ( kronis ), gejala dan tanda-tandanya jelas berbeda. Rasa sakit pada bagian perut juga akan bertambah parah ketika adanya tekanan pada perut.

Baca juga :

Namun sebelum mengetahui apa sajakah gejala, ciri dan tanda usus buntu kronis lebih jauh, ada baiknya kita membahas terlebih dahulu apa sebenarnya penyakit usus buntu.

Penyakit usus buntu atau lebih dikenal dengan apendisitis adalah suatu keadaan dimana terjadinya pembengkakan yang menyakitkan dari organ usus buntu. Penyakit usus buntu ini dapat dibagi menjadi 2 kategori yaitu akut dan kronis ( parah ).

Penyakit usus buntu kronis adalah peradangan usus buntu yang berlangsung selama berminggu-minggu, bulan, atau bahkan bertahun-tahun. Jika penderita usus buntu tidak segera mendapatkan perawatan atau pengobatan, penyakit usus buntu bisa pecah dan merupakan situasi yang bisa mengancam jiwa.

Gejala, ciri dan tanda usus buntu kronis

Usus buntu kronis dapat menyebabkan iritasi dan peradangan pada usus buntu yang kemudian dapat mengakibatkan sejumlah gejala. Gejala ini dapat bervariasi atau berbeda-beda pada tiap penderitanya. Gejala usus buntu kronis termasuk :

  • Nyeri perut
  • Diare
  • Demam
  • Malaise atau kelesuan
  • Nyeri perut ringan (di perut bagian kanan bawah)
  • Mual dengan atau tanpa muntah

Sementara itu, beberapa gejala di bawah ini juga perlu di waspadai oleh penderita usus buntu, termasuk :

  • Pembengkakan perut
  • Demam tinggi (lebih tinggi dari 101 derajat Fahrenheit)
  • Mual dengan atau tanpa muntah
  • Sakit perut parah

Penyebab penyakit usus buntu kronis

Penyebab usus buntu kronis tidak sepenuhnya diketahui, tetapi mungkin terkait dengan impaksi tinja dari usus (coprostasis). usus buntu kronis umumnya dapat menyebabkan jaringan parut dari apendiks karena peradangan berkepanjangan.

Sejumlah faktor meningkatkan risiko mengembangkan usus buntu kronis. Tidak semua orang dengan faktor risiko akan mendapatkan usus buntu kronis. Faktor risiko untuk usus buntu kronis termasuk riwayat apendisitis akut yang tidak diobati.

Baca juga :

Kebanyakan orang yang terkena usus buntu kronis memerlukan perawatan medis untuk mengurangi keparahan gejala mereka. Operasi pengangkatan usus buntu (appendectomy) dapat dilakukan untuk mencegah komplikasi. Jika tidak diobati, radang usus buntu kronis dapat menyebabkan komplikasi yang mengancam jiwa seperti usus buntu yang pecah dan infeksi yang menyebar ke bagian lain dari tubuh.

Source : https://www.healthgrades.com/conditions/chronic-appendicitis

Semoga artikelnya bermanfaat, terimakasih 🙂

Baca juga artikel lainnya :

Jelly gamat qnc

Usus buntu menyebabkan kematian

Posted by Ahlinya Obat Herbal

Gejala, Ciri Dan Penyebab Usus Buntu Kronis ( Parah )

Comments (2)

  1. Suryadi

    Maaf dok saya ingin bertanya udah beberapa hari perut sebelah kanan bawah saya terasa nyeri apa ini sudah kronis ya dok

    Reply
    1. admin (Post author)

      Maaf, ada baiknya hal tersebut diperiksakan terlebih dahulu ke dokter pak.
      Terimakasih 🙂

      Reply

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *