Bahaya Tekanan Darah Tinggi Pada Ibu Hamil

By | August 11, 2015

Bahaya Tekanan Darah Tinggi Pada Ibu Hamil

Bahaya Tekanan Darah Tinggi Pada Ibu HamilBahaya Tekanan Darah Tinggi Pada Ibu Hamil – Tahukah anda ? Bahwa penyakit tekanan darah tinggi atau Preeklamsia yang berlangsung pada saat seorang wanita hamil dapat menyebabkan kasus kematian pada janin dan ibu ? Hipertensi dalam kehamilan sebenarnya hal yang umum terjadi pada ibu hamil. Sekitar 10 persen ibu hamil mengalami kondisi ini saat hamil.

Ada beberapa jenis hipertensi dalam kehamilan, antara lain hipertensi kronik, hipertensi kronik dengan praeklamsia, hipertensi gestasional, praeklamsia dan eklamsia.

Lantas kenapa tekanan darah tinggi bisa terjadi pada seorang ibu yang sedang hamil ?

  • Wanita dengan hipertensi kronis (tekanan darah tinggi sebelum hamil).
  • Wanita yang mengembangkan tekanan darah tinggi atau preeclampsia selama kehamilan sebelumnya, terutama jika kondisi ini terjadi di awal kehamilan.
  • Wanita yang mengalami obesitas sebelum kehamilan.
  • Wanita hamil di bawah usia 20 atau di atas usia 40.
  • Wanita yang sedang hamil dengan lebih dari satu bayi.
  • Wanita dengan diabetes, penyakit ginjal, rheumatoid arthritis, lupus, atau skleroderma.
  • Sumber : http://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/pregnancy-week-by-week/in-depth/pregnancy/art-20046098

Tekanan Darah Tinggi Pada Ibu Hamil / Preeklamsia berat menyebabkan gejala seperti sakit kepala yang sangat buruk dan kesulitan melihat dan bernapas. Hal ini juga dapat menyebabkan sakit perut dan penurunan buang air kecil.

Beberapa komplikasi yang mungkin terjadi pada ibu hamil yang menderita penyakit hipertensi atau tekanan darah tinggi, diantaranya :

  • Aliran darah ke plasenta berkurang. Kondisi ini bisa membuat bayi dalam kandungan tidak mendapat cukup oksigen dan nutrisi.Bahaya Tekanan Darah Tinggi Pada Ibu Hamil
  • Pertumbuhan janin terhambat. Janin yang tidak cukup menerima oksigen dan nutrisi bisa menghambat proses pertumbuhan janin, bayi lahir dengan berat badan yang rendah, atau lahir secara prematur.
  • Kelahiran prematur. Demi menyelamatkan nyawa Anda dan si Kecil, kadang dokter akan menyarankan kelahiran bayi secara prematur. Caranya dengan jalan induksi atau operasi caesar. Hal ini dilakukan untuk mencegah eklamsia dan komplikasi lainnya.
  • Abrupsio plasenta. Ini adalah kondisi ketika plasenta terpisah dari dinding dalam rahim sebelum proses persalinan. Jika hal ini terjadi, plasenta Anda akan rusak. Anda juga akan mengalami pendarahan yang hebat. Kedua hal ini bisa membahayakan nyawa Anda dan si Kecil.
  • Bayi meninggal dalam kandungan. Kondisi ini bisa saja terjadi pada masa hamil lima bulan atau lebih. Bayi meninggal dalam kandungan karena tidak mendapatkan hal-hal yang dibutuhkan, seperti oksigen dan nutrisi, selayaknya bayi yang dikandung oleh ibu dengan tekanan darah normal.
  • Berkembangnya penyakit kardiovaskular. Jika Anda sudah sampai pada tahap praeklamsia, maka Anda berisiko terkena penyakit kardiovaskular setelah melahirkan, khususnya jika Anda melahirkan bayi secara prematur. Namun Anda bisa meminimalisasi risiko dengan menjalani gaya hidup sehat usai melahirkan.
  • Sumber : http://www.alodokter.com/waspadai-hipertensi-kehamilan-dari-sekarang

Penanganan dan pencegahan merupakan cara yang paling tepat untuk menghindari dampak berbahaya dari tekanan darah tinggi yang terjadi pada masa kehamilan. Untuk menjaga kesehatan janin dalam kandungan dan kesehatan sang ibu, anda bisa klik tautan – > Cara Mengobati Tekanan Darah Tinggi Pada Ibu Hamil – Cara Menurunkan Kolesterol Tinggi Pada Ibu Hamil

Baca Juga : Suplemen Untuk Ibu Hamil

Bahaya Kolesterol Tinggi – Bahaya Jantung Lemah –  Bahaya Limpa Bengkak

Posted By Ahlinya Obat Herbal

Bahaya Tekanan Darah Tinggi Pada Ibu Hamil

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *