Antara Hepatitis B, Ibu Hamil & Janin

Selamat datang di situs kesehatan www.AhlinyaObatHerbal.com, Satu-satunya pusat Obat Herbal Green World Global dan Ace Maxs yang TELAH RESMI DIAKUI sebagai Toko Online Terpercaya dan menyediakan berbagai produk Suplemen dan Vitamin alami. 100 % Aman dan tersebar di 20 negara.

Melayani pemesanan berbagai produk herbal ke seluruh Indonesia dengan memberikan penawaran menarik untuk Anda ” BISA KIRIM BARANG DULU, SETELAH BARANG SAMPAI BARU BAYAR & DIJAMIN UANG KEMBALI JIKA PESANAN TIDAK SAMPAI KE ALAMAT ANDA

Antara Hepatitis B, Ibu Hamil & Janin

Antara Hepatitis B, Ibu Hamil & Janin

Antara Hepatitis B, Ibu Hamil & Janin – Hepatitis b adalah salah satu jenis hepatitis yang terjadi sebagai akibat infeksi virus hepatitis B (HBV). Infeksi jenis virus hepatitis ini dapat menyerang hati dan dapat menyebabkan penyakit akut dan kronis, ditularkan melalui kontak dengan darah atau cairan tubuh orang lain yang terinfeksi.

Baca juga :

Hepatitis b sendiri termasuk jenis hepatitis yang paling umum di seluruh dunia. Di seluruh dunia, 240 juta orang telah terinfeksi hepatitis b dan sekitar 600.000 orang meninggal setiap tahun. Data penderita hepatitis b tertinggi terdapat di Afrika dan Asia timur. Kebanyakan orang di negara ini terinfeksi virus hepatitis b selama masa kanak-kanak.

Orang dewasa lebih sering terkena penyakit ini. Namun terdapat resiko lain penyakit hepatitis b ini seperti ibu hami dan bahkan janin. Lalu, bagaimana hubungan antara hepatitis b pada ibu hamil & janin ?

Infeksi virus hepatitis b kronis ( HCV ) menyerang sekitar 350 juta orang di seluruh dunia. Sebagian mereka yang menderita hepatitis b mendapatkan penyakit ini selama masa perinatal atau kanak-kanak, terutama di daerah endemik.

Seperti yang kita ketahui bersama, hepatitis dapat menyerang siapa saja baik itu pria ataupun wanita. Pada wanita yang sudah memiliki penyakit hepatitis b sebelum mengandung, hal ini dapat meningkatkan resiko pada janin jika wanita tersebut tidak segera diobati. Jika Anda menderita hepatitis B, bayi Anda memiliki kesempatan yang sangat tinggi untuk mendapatkannya.

Pengaruh hepatitis b pada janin dapat meningkat sebesar 85-95 persen jika sang ibu yang menderita hepatitis b ini tidak ada usaha apapun untuk melakukan pengobatan. Dokter spesialis anak Hanifah Oswari menjelaskan bahwa sebanyak 5 persen bayi dapat tertular dari ibunya dan 95 persen penularan terjadi saat melahirkan. Selain itu, sembilan dari sepuluh bayi yang kena hepatitis B akan jadi hepatitis B kronis.

Baca juga :

Penularan hepatitis b pada ibu ke janin dapat terjadi, penularan ini dapat terjadi pada 90 persen wanita hamil dengan HBeAg positif. Sementara itu, penularan ke janin juga terjadi pada 90 persen wanita hamil pada trimester 3 dengan infeksi hepatitis akut, menurut ” dr Khanisyah Erza Gumilar, SpOG, atau yang akrab disapa dr Erza “.

Infeksi hepatitis b tidak menyebabkan kematian atau  kecacatan pada janin, namun infeksi saat kehamilan kerap berkaitan dengan berat lahir rendah dan lahir prematur.

Lalu, bagaimana pencegahan penyakit hepatitis b pada janin atau bayi ? Cara yang dapat Anda lakukan untuk membantu agar hepatitis b tidak tertular ke bayi Anda ialah dengan memberikan vaksin. Pemberian vaksin ini efektif untuk mencegah penularan hepatitis b pada ibu hamil. Proses pemberian vaksin dapat dilakukan sebanyak 3 kali, yaitu ketika sang anak lahir, saat anak sudah berusia 1 bulan dan ketika anak berusia 3-6 bulan.

Lebih lanjut lagi, pemeriksaan hepatitis b juga disarankan bagi ibu hamil. Jika seorang ibu menderita hepatitis b, maka bayinya harus menerima vaksin pada saat lahir ( 12 jam setelah persalinan ) untuk mencegah penularan dari ibu ke bayi.

Source :

  • alodokter.com
  • lifestyle.kompas.com

Baca juga artikel lainnya :

Ciri & gejala hepatitis b

Suplemen penambah berat badan

Posted by Ahlinya Obat Herbal

Antara Hepatitis B, Ibu Hamil & Janin

Please follow and like us:
20

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *